Jl. H. Naman no.60 - Pondok Kelapa - Jakarta Timur
021-86905367
yrlajt05@gmail.com

5 Golongan yang Merugi di Bulan Ramadhan

Ramadhan Berbagi Inspirasi, Ilmu, serta syiar Islam dengan membahagiakan yatim dhuafa pada bulan berkah.

Hikmah Ramadhan | Golongan Orang Yang Merugi di Bulan Ramadhan

Hikmah Ramadhan– Bagi orang yang beriman, bulan Suci Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa dan merupakan momen untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya. Bertemu bulan Ramadhan juga menjadi anugerah yang teramat besar bagi mereka yang beriman.

Tidak sedikit orang yang merindukan Ramadhan dan tidak bisa merasakan ibadah di bulan yang berkah ini. Hal tersebut dikarenakan takdir berupa ajal lebih dulu datang dibandingkan bulan yang sangat dirindukannya.

Hikmah Ramadhan | Golongan Orang Yang Merugi di Bulan Ramadhan
Banyak diantara orang yang merindukan bulan Ramadhan tidak dapat bertemu Ramadhan, karena takdir berupa ajal lebih dulu datang daripada bulan yang dirindukannya.

Setiap orang berlomba-lomba dalam mengerjakan amal kebaikan di bulan Ramadhan. Ada yang meningkatkan intensitas dzikir, tilawah, dan ada juga yang semakin gemar dalam berbagi dan menunaikan sedekah terhadap sesama.

Rasulullah SAW mencontohkan hal tersebut. Dari Ibnu Abbas ra. menyampaikan, Nabi Saw adalah manusia paling dermawan dalam kebaikan, dan beliau paling dermawan pada bulan Ramadhan. Jibril menemui beliau setiap malam di bulan Ramadhan hingga Ramadhan berakhir.

Ramadhan bulan istimewa dan waktu yang tepat untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya. Akan tetapi, ada lima golongan manusia yang ibadahnya tidak membuahkan hasil atau pahala sama sekali di bulan suci Ramadhan.

1. Orang yang menganggap biasa bulan Ramadhan

Sebagian orang ada yang memuliakan bulan Ramadhan. Akan tetapi ada juga orang yang menganggap biasa bulan Ramadhan, ia menganggap tidak ada perbedaan sama sekali antara Ramadhan dan bulan-bulan lainnya. Tentu hal ini adalah kerugian yang besar ketika ia menganggap bulan Ramadhan tak istimewa dan tidak juga merasakan manfaat bulan suci Ramadhan.

Hikmah Ramadhan | Golongan Orang Yang Merugi di Bulan Ramadhan
Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri.

Karena menganggap bulan Ramadhan ini biasa saja, ia menjadi lalai dalam menunaikan kebaikan. Padahal dibulan suci inilah segala pahala dilipatgandakan. Orang yang menganggap biasa bulan Ramadhan diibaratkan sebagai orang yang melewatkan berlian yang harganya tak ternilai.

2. Berubah alim hanya pada bulan Ramadhan

Ramadhan pada dasarnya menjadi bulan yang penuh pembelajaran dan pembekalan. Dimana apa yang dilakukan di bulan Ramadhan seharusnya menjadi amalan yang diterapkan di sebelas bulan lainnya.

Imam Ahmad mengatakan, “Seburuk-buruk kaum adalah mereka yang hanya mengenal Allah di bulan Ramadhan saja.”

Ramadhan adalah bulan untuk memperbaiki diri dari yang tidak baik menjadi baik, dari yang tak pernah shalat menjadi rajin shalat dan dari yang malas ibadah menjadi rajin ibadah. Namun, sangat disayangkan ketika  bulan Ramadhan usai ada sebagian yang kembali lalai dalam ibadah entah itu shalat ataupun yang lainnya. Sebab itu, berusahalah agar tetap istiqamah dalam mengerjakan amal kebaikan khususnya pasca bulan Ramadhan.

3. Sebatas menahan lapar dan dahaga

Salah satu orang yang merugi di bulan Ramadhan ialah orang puasanya hanya sebatas menahan lapar dan dahaga. Ia tetap mengerjakan amalan-amalan yang dapat mengurangi dan bahkan merusak pahala puasa seperti melakukan kemunkaran, menggunjing, menebar fitnah, ghibah dan perbuatan buruk lainnya. Dengan demikian, Ramadhan sama sekali tidak membawa pengaruh bagi kehidupan sehari-harinya.

4. Tidak memaksimalkan waktu selama Ramadhan

Ramadhan adalah bulan terbaik disbanding bulan-bulan lainnya. Pahala ibadah didalamnya akan selalu dilipat gandakan. Sangat merugi bagi seseorang yang tidak memaksimalkan diri selama bulan Ramadhan.

Mereka yang tidur sepanjang hari di bulan Ramadhan serta begadang dan kemudian melakukan hal yang sia-sia pada malamnya. Seharusnya, Ramadhan dimaksimalkan untuk menyibukan diri dengan amal ibadah seperti dzikir, shalat sunnah, tadarus dan tadabur Qur’an, dzikir, infaq dan kebaikan lainnya.

Baca Juga : Puasa dan Kepedulian Sosial di Tengah Pandemi

5. Tetap maksiat di bulan Ramadhan

Golongan ini adalah golongan yang paling merugi diantara golongan-golongan lainnya. Ia mengaku sebagai seorang muslim akan tetapi tidak mengenal Allah baik di bulan Ramadhan maupun bulan-bulan lainnya. Golongan ini tetap tidak menjalankan shalat dan puasa tanpa alasan atau uzur yang syar’i.

Informasi lengkap, hubungi kami sekarang

Untuk Partisipasi Ramadhan Berbagi tahun ini .. silakan klik di bawah ini untuk memulai chat.

Customer Service

Desi Fatma

Online

Desi Fatma

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00