Muslim Wajib Tahu, Hal-Hal yang Membatalkan Puasa

Ramadhanberbagi.id – Agar dapat meraih pahala puasa secara sempurna, setiap muslim perlu mengetahui hal-hal yang membatalkan puasa.

Pada umumnya, kita mengetahui bahwa puasa merupakan ibadah yang didalamnya seorang muslim harus menahan haus dan lapar selama satu hari penuh, sehingga saat ia makan dan minum dengan sengaja diluar waktu buka puasa maka puasanya batal.

Lebih dari itu, hal-hal yang membatalkan puasa terdiri dari tak hanya makan minum saja, terdapat beberapa hal yang dapat membatalkan puasa antara lain sebagai berikut.

Hal-hal yang membatalkan puasa
Beberapa hal yang dapat membatalkan ibadah puasa (Foto: Unsplash)

1. Memasukan sesuatu ke dalam salah satu dari lima lubang

Lima lubang yang dimaksud ialah mulut, hidung, telinga, alat buang air kecil dan alat buang air besar. Dengan demikian, seorang muslim harus berusaha agar jangan sampai ada sesuatu yang masuk ke dalam tubuh melalui salah satu lubang tersebut secara sengaja. Akan tetapi, jika hal itu tidak disengaja, maka puasanya tetap sah.

2. Muntah dengan sengaja

Muntah dengan disengaja dapat menjadi sebab batalnya puasa baik dilakukan dengan wajar ataupun tidak serta dalam keadaan darurat atau tidak.

3. Bersenggama

Bersenggama atau hubungan suami istri di siang hari pada bulan Ramadhan menjadi salah satu sebab batalnya ibadah puasa. Lebih dari itu, bagi mereka yuang batal puasanya karena bersenggama wajib meng-qadha puasanya dan membayar denda atau kafarat.

Kafarat yang dimaksud ialah membayar atau melakukan salah satu dari tiga hal ini yakni memerdekakan budak, berpuasa selama enam puluh hari berturut-turut atau memberi makan enam puluh orang fakir miskin.

Artinya, jika seorang muslim tak mampu memerdekakan budak, maka ia harus berpuasa selama dua bulan, dan jika masih tidak bisa maka memberi makan 60 fakir miskin.

4. Keluar mani dengan sengaja

Sengaja melakukan sesuatu agar keluar mani menjadi salah satu hal yang membatalkan puasa. Namun, jika seseorang keluar air mani dengan cara tidak sengaja misalkan mimpi, maka hal itu tidak membatalkan puasa.

5. Hilang akal

Hilang akal pada umumnya terjadi karena beberapa sebab antara lain gila, mabuk atau pingsan, serta tidur. Gila dan disengaja mabuk atau pingsan menjadi salah satu hal yang membatalkan puasa. Sementara itu, untuk mabuk yang tidak disengaja seperti mabuk kendaraan atau mencium sesuatu serta tidur tidak membatalkan ibadah puasa.

6. Haid dan Nifas

Ketika seorang perempuan muslim mengalami haid dan nifas saat menjalankan ibadah puasa, maka ibadah puasanya batal. Haid dan nifas juga merupakan salah satu hal yang menjadikan seorang perempuan muslim tidak wajib menjalankan ibadah puasa dan wajib mengqadhannya pada bulan-bulan berikutnya setelah bulan Ramadhan.

Kondisi haid sendiri tetap membatalkan puasa walau waktunya hanya sebentar dari jarak waktu berbuka puasa. Misal, haid datang dua menit sebelum masuk Maghrib, maka puasa yang dilakukan tetap batal namun pahala berpuasanya tetap utuh.

Baca Juga: 7 Waktu Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadhan

7. Melahirkan

Seorang perempuan muslim yang melahirkan saat menjalankan ibadah puasa maka secara otomatis puasanya batal. Misalkan seorang ibu hamil sedang berpuasa dan tiba-tiba melahirkan di siang hari, maka puasanya dihitung batal.

8. Murtad

Seseorang yang keluar dari islam secara otomatis puasanya batal. Dalam hal ini, murtadi terjadi karena beberapa hal seperti menyekutukan Allah SWT atau mengingkari hukum-hukum syariat yang telah disepakati ulama.

Leave a Reply