Jl. H. Naman no.60 - Pondok Kelapa - Jakarta Timur
021-86905367
yrlajt05@gmail.com

Jangan Biarkan Lailatul Qadar Berlalu Begitu Saja

Ramadhan Berbagi Inspirasi, Ilmu, serta syiar Islam dengan membahagiakan yatim dhuafa pada bulan berkah.

Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar – Ramadhan 1442 H kini telah memasuki fase akhir. Artinya tidak lama lagi bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan akan segera meninggalkan umat islam.

Tidak ada satupun manusia yang bisa memastikan apakah dia akan kembali bertemu Ramadhan tahun depan atau tidak. Dengan demikian, fase akhir Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah di bulan Ramadhan sekaligus mengevaluasi ibadah dan amalan yang telah dikerjakan dihari-hari sebelumnya.

Malam Lailatul Qadar
Sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah momen untuk memaksimalkan kembali ibadah di bulan Ramadhan.

Sepuluh hari terakhir menjadi modal untuk lebih semangat dibandingkan dua fase sebelumnya. Dimana pada sepuluh hari terakhir ini terdapat hadiah yang sangat istimewa bagi umat muslim yakni malam Lailatul Qadar.

Lailatul Qadar adalah malam yang dinanti dan banyak dicari oleh umat islam di seluruh belahan bumi. Sebagaimana digambarkan dalam QS. Al-Qadar, malam lailatul qadar lebih baik dibandingkan dengan seribu bulan. Artinya siapa saja yang mendirikan ibadah dan mengerjakan amal shaleh pada malam itu, sama halnya ia telah melaksanakan ibadah selama seribu bulan.

Oleh karena itu, sudah seharusnya sepuluh hari terakhir menjadi puncak ibadah bagi umat islam di bulan Ramadhan. Karena, pada sepuluh hari terakhir ini akan menjadi penentu bagi siapa saja yang mendapatkan gelar taqwa, yaitu tujuan dari pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Mengenai tanggal yang tepat dan pasti mengenai kehadiran Lailatul Qadar tidak ada satupun orang yang dapat memastikan. Dalam hal ini, tidak ada dalil yang menyebutkan secara terang kapan waktu terjadinya Lailatul Qadar sehingga terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama.

Malam Lailatul Qadar
Memperbanyak tilawah disepuluh hari terakhir.

Jumhur ulama sepakat bahwa malam Lailatul Qadar datang di sepuluh hari terakhi di bulan Ramadhan, tepatnya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir tersebut.

Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa. Pada malam ini Allah akan mengabulkan segala permintaan hamba-Nya dan mengampuni dosa-dosanya. Nabi SAW bersabda :  “Dan barang siapa yang beribadah pada malam Lailatul qadar semata-mata karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR Bukhari).

Mengetahui kemuliaan dari Lailatul Qadar harus menjadi motivasi bagi seorang muslim untuk terus meningkatkan ibadah dan meraih pahala di malam yang istimewa tersebut.

Adapun diantara ibadah yang dapat dikerjakan ialah denga memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, zikir, berdo’a, membaca shalawat, tasbih, istighfar, beritikaf dan lain sebagainya.

Pandemi Covid-19 bukanlah sebuah kondisi yang menjadi alasan untuk tidak meraih pahala lailatul qadar. Banyak aktivitas ibadah yang dapat dikerjakan dari rumah. artinya meskipun dengan adanya pembatasan sosial atau aktivitas diluar rumah, kesempatan untuk meraih pahala ibadah pada malam Lailatul Qadar tetaplah terbuka.

Selanjutnya, beritikaf di mesjid dalam kondisi pandemi juga dapat dilakukan oleh seorang muslim dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Penerapan protokol kesehatan ini tujuannya ialah agar itikaf tidak menjadi penyebab seseorang terpapar Covid-19.

Malam Lailatul Qadar
Perbanyak dzikir dan do’a di sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Pelaksanaan ibadah dirumah atau dengan penerapan protokol kesehatan tidak akan menurunkan kualitas ibadah seseorang. Baik dimesjid ataupun dirumah rangkaian ibadah sepuluh malam terakhir itu harus tetap dikerjakan, seluruhnya harus didasari dengan keikhlasan dan kekhusyuaan.

Meraih pahala di malam lailatul qadar ditengah kondisi pandemi mungkin ada sedikit keterbatasan. Akan tetapi, jangan sampai hal tersebut melumpuhkan semangat mencari ketamaan Ramadhan dan Lailatul Qadar. Sebab, ditengah kondisi yang serba terbatas, ampunan dan ganjaran yang Allah berikan tidak terbatas.

Baca Juga : Tiga Makna Lailatul Qadar

Sahabat, mari tingkatkan lagi kualitas dan kuantitas ibadah di sepuluh hari terakhir Ramadhan ini. Semoga kita dapat meraih puncak keutamaan yang sangat istimewa yakni pahala malam Lailatul Qadar. Aamiin

Jangan lupa juga tunaikan kewajiban lain di bulan Ramadhan yakni zakat fitrah. Sahabat bisa menunaikannya bersama kami melalui link di bawah ini.

https://indonesiaberbagi.id/donasi/donasi-zakat/

Leave a Reply

Informasi lengkap, hubungi kami sekarang

Untuk Partisipasi Ramadhan Berbagi tahun ini .. silakan klik di bawah ini untuk memulai chat.

Customer Service

Desi Fatma

Online

Desi Fatma

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00