Lima Persiapan Menyambut Malam Lailatul Qadar

Ramadhanberbagi.id, Menyambut Malam Lailatul Qadar – Ramadhan menjadi bulan yang istimewa karena dapat dijadikan sebagai momen untuk memperbaiki diri dan melipatgandakan pahala kebaikan, karena hal itulah setiap muslim dianjurkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dengan mengerjakan berbagai rangkaian ibadah pada bulan ini.
Selain itu, pada bulan Ramadhan juga terdapat malam yang istimewa, malam yang disebutkan sebagai malam yang lebih  baik daripada seribu bulan yakni malam lailatul qadar. Allah SWT berfirman:

لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)
Umat islam dianjurkan untuk menyongsong malam lailatul qadar pada sepertiga terakhir bulan Ramadhan sebagaimana telah dikatakan oleh Rasulullah dalam haditsnya berikut ini.

الْتَمِسُوْ مَا فِيْ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُ كُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِي

“Carilah di sepuluh hari terakhir, jika tidak mampu maka jangan sampai terluput tujuh hari sisanya” (HR. Bukhori dan Muslim)
Lantas, apa saja yang harus dilakukan seorang muslim untuk meraih malam lailatul qadar? Dalam hal ini umat islam harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menyambut malam lailatul qadar dengan beberapa persiapan berikut ini.

Menyambut Malam Lailatul Qadar
Maksimalkan ibadah untuk menyambut malam lailatul qadar.

1. Meluruskan niat ibadah karena Allah Ta’ala
Niat merupakan unsur ibadah yang utama, untuk menyongsong malam lailatul qadar umat islam harus meluruskan niat ibadah karena Allah Taala dengan didasari oleh keimananan yang ada dalam dirinya. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إَيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barang siapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhori dan Muslim)
Selain meluruskan niat semata-mata karena Allah, umat islam juga dianjurkan untuk benar-benar semangat dalam menyongsong malam kemuliaan tersebut.
2. Bersungguh-sungguh dalam ibadah
Untuk meraih kemuliaan malam lailatul qadar yang lebih baik daripada seribu bulan, seorang muslim hendaklah bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah, utamanya pada sepertiga terakhir bulan Ramadhan.
Kesungguhan ibadah tersebut dapat dilihat dari berbagai hal seperti berpuasa tanpa maksiat, membaca Al-Quran dengan pemahaman dan penghayatan, serta menunaikan shalat malam dengan khusyuk dan tumaninah.
“Sungguh, Rasul tercinta pada 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan, lebih bermujahadah melebihi kesungguhan beliau di waktu lainnya.” (HR. Muslim)
3. Shalat Isya dan Subuh berjamaah
Usahakan agar setiap shalat Isya dan Subuh pada bulan Ramadhan agar dilakukan secara berjamaah terlebih pada sepertiga terakhir bulan Ramadhan.
Shalat Isya dan Subuh yang dilakukan secara berjamaah memiliki keutamaan yang besar bagi siapa saja yang menunaikannya. Rasulullah SAW bersabda:
“Siapa yang menghadiri Isya berjamaah, maka baginya pahala shalat separuh malam. Siapa yang melaksanakan shalat Isya dan Subuh berjamaah, maka baginya pahala shalat semalam penuh.” (HR Muslim)
4. Beritikaf
Itikaf merupakan ibadah yang dilakukan seorang muslim dengan cara berdiam diri di mesjid dalam jangka waktu tertentu. Itikaf sendiri dianjurkan untuk dilaksanakan di mesjid.
Itikaf yang dilakukan memungkinkan seorang muslim lebih fokus untuk beribadah sehingga tiada waktu yang berlalu sia-sia kecuali banyaknya dzikir, istighar, dan shalawat yang terucap, wudhu yang terjaga serta semangat untuk membaca Al-Quran dan menghayati ayat demi ayat di dalamnya.
5. Memperbanyak doa
Bulan Ramadhan merupakan momen bagi seorang muslim untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.
Selanjutnya, dianjurkan juga agar bersungguh-sungguh dalam memanjatkan doa tersebut. Selain itu, dianjurkan juga untuk mengazamkan diri untuk bertaubat dengan taubat yang sungguh-sungguh (taubat nasuha).
Baca Juga: Pelajaran Penting dari Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan
Doa yang dianjurkan untuk dibaca untuk menyongsong malam lailatul qadar adalah sebagai berikut.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Ya Allah Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku”

Leave a Reply