Jl. H. Naman no.60 - Pondok Kelapa - Jakarta Timur
021-86905367
yrlajt05@gmail.com

Persiapan Ruhiah Dalam Menyambut Ramadhan

Ramadhan Berbagi Inspirasi, Ilmu, serta syiar Islam dengan membahagiakan yatim dhuafa pada bulan berkah.

Menyambut Ramadhan

Menyambut Ramadhan – Sahabat, begitu banyaknya nikmat yang diberikan Allah kepada kita sehingga tak ada satupun makhluk yang bisa menghitung nikmat-nikmat yang diberikan oleh-Nya. Adapun salah satu nikmat yang patut kita syukuri adalah nikmat dipanjangkan umur sampai hari ini, tentunya kita berdo’a semoga umur kita diberikan keberkahan dan bermanfaat.

Waktu dengan cepat berlalu, tidak lama lagi bulan suci Ramadhan segera tiba. Tidak sedikit orang yang merindukannya, akan tetapi tidak semua yang merindukan Ramadhan dapat menikmati ibadah dan meraih puncak kemuliaan Ramadhan. Hal itu dikarenakan takdir berupa ajal lebih dulu datang daripada bulan yang dirindukannya.

Pada bulan Ramadhan, seluruh umat muslim diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Hal itu sesuai dengan firman Allah SWT berikut.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183).

Pada ayat diatas, Allah SWT memanggil kita dengan panggilan orang beriman “Hai orang-orang beriman”. Dengan demikian bulan Ramadhan dapat diartikan sebagai bulan untuk melaksanakan ibadah dalam panggilan iman. Dimana panggilan iman adalah panggilan penuh cinta dari Sang Khalik kepada seluruh hamba-Nya.

Bulan Ramadhan jika dipandang sebagai sebuah sitem ialah berupa sitem yang inputnya iman, prosesnya puasa dan outputnya taqwa. Dengan demikian, menjelang bulan suci Ramadhan hal pertama yang harus kita benahi adalah iman yang ada di dada kita. Apakah menjelang Ramadhan ini kita telah memiliki rasa keterpanggilan yang kuat atau tidak?

Adapun bulan Sya’ban yang saat ini kita jalani adalah waktu untuk melakukan persiapan Ramadhan sebaik-baiknya. Kita bisa memanfaatkan bulan ini untuk membenahi iman kita, ibadah serta amalan-amalan kita. Sehingga Ketika bulan puasa tiba, kita dapat meraih puncak kemuliaan yang ada didalamnya.

Berikut adalah amalan yang bisa dikerjakan menjelang bulan Ramadhan.

1. Memperbanyak puasa

Dalam sebuah riwayat dari Aisyah RA, ia  berkata : “Rasulullah SAW. selalu berpuasa hingga kami mengatakan beliau tidak pernah berbuka; dan beliau senantiasa berbuka hingga kami mengatakan beliau tidak pernah berpuasa”.

Kemudian Aisyah melanjutkan ” Aku tidak melihat Rasulullah SAW menyempurnakan puasa sebulan, kecuali Ramadhan. Dan aku tidak melihat beliau berpuasa lebih banyak dari bulan-bulan yang lain melainkan pada bulan Sya’ban”.(HR. Bukhori dan Muslim).

Memperbanyak puasa dibulan Sya’ban sebagaimana dalam hadits diatas telah dicontohkan oleh Rasulullah. Dengan demikian, untuk membenahi iman kita dalam menyambut bulan Ramadhan ialah dengan cara memperbanyak puasa dibulan Sya’ban, agar Ketika Ramadhan tib akita semua dapat meraih puncak keutamaan Ramadhan.

2. Mengakrabkan diri dengan Al-Qur’an

Dalam QS. Al-Baqarah ayat 185 bulan Ramadhan adalah bulan dimana Al-Qur’an di turunkan. Mengakrabkan diri dengan sesuatu yang diturunkan pada bulan yang mulia tentunya akan menjadikan kita mulia. Adapun Al-Qur’an dan puasa disebut sebagai amalan yang akan menjadi penyelamat seorang hamba di akhirat kelak, sebab Al-Quran dan puasa akan membela kita dihari perhitungan kelak.

Memperbanyak tilawah atau mengakrabkan diri dengan Al-Quran menjelang Ramadhan akan menjadi kekuatan kita dalam menjaga diri dari segala sesuatu yang bathil dan haram. Al-Quran dapat menjadi pemompa keimanan kita, sehingga mengakrabkan diri dengan Al-Quran menjadi amalan yang dapat membenahi iman kita.

3. Memperbanyak taubat dan istighfar

Dosa adalah sesuatu yang dapat melemahkan diri kita dalam mengerjakan amal shaleh. Dosa juga yang menjadikan kita berat untuk berdzikir, tilawah, qiamul lail serta amal shaleh lainnya. Terkadang kita mampu mengerjakan sebuah amal, akan tetapi dengan dosa yang ada dalam diri kita amal yang dikerjakan tersebut kering dan tidak dapat kita nikmati.

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh ampunan, dengan demikian sebelum Ramadhan tiba, kita harus bersiap-siap untuk menyambutnya dengan cara memperbanyak waktu untuk memohon ampun kepada Allah dengan beristighfar.

Jangan sampai kita menunggu Ramadhan terlebih dahulu lalu kemudian memohon ampunan, sebab kita tidak tahu seberapa banyak dosa-dosa kita serta dosa mana yang telah diampuni. Dosa juga kadang kita sadari atau sama sekali tidak kita sadari, dengan demikian memperbanyak islam menjadi kewajiban bagi kita sebagai hamba yang tak pernah luput dari dosa.

Dalam sebuah Riwayat Rasulullah selalu beristighfar sebanyak 70 kali dalam sehari, dan dalam Riwayat lain disebutkan sebanyak 100 kali dalam sehari. Hal itu menandakan bahwa beristighfar sangat penting bagi seorang hamba, seorang Rasulupun yang dilindungi dari perbuatan dosa menunaikannya setiap hari.

4. Memperbaiki hubungan dengan keluarga dan kerabat

Menjelang Ramadhan ini, kita semua dianjurkan untuk memperbanyak silaturahmi dengan keluarga ataupun kerabat. Jangan sampai ada sesuatu yang dapat menghalangi atau memutuskan tari persaudaraan seorang muslim dengan yang lainnya.

Hal itu dikarenakan pada bulan Sya’ban tepatnya pada malam Nisfu Sya’ban, Allah akan mengampuni seluruh makhluk dimuka bumi ini kecuali dua orang, yakni orang musyrik dan orang yang memutuskan tali silaturahmi.

Adapun menjelang Ramadhan ini kita dapat membiasakan berbuat baik kepada sesama atau orang-orang yang kita cintai. Baik itu dengan sedekah, memberi hadiah atau perbuatan-perbuatan baik lainnya.

Baca Juga : Persiapan Menjelang Ramadhan

Leave a Reply

Informasi lengkap, hubungi kami sekarang

Untuk Partisipasi Ramadhan Berbagi tahun ini .. silakan klik di bawah ini untuk memulai chat.

Customer Service

Desi Fatma

Online

Desi Fatma

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00