Jl. H. Naman no.60 - Pondok Kelapa - Jakarta Timur
021-86905367
yrlajt05@gmail.com

Puasa Wajib dan Sunnah di Luar Bulan Ramadhan, Apa Saja?

Ramadhan Berbagi Inspirasi, Ilmu, serta syiar Islam dengan membahagiakan yatim dhuafa pada bulan berkah.

Puasa Wajib dan Sunnah

Puasa Wajib dan Sunnah – Sahabat, puasa atau shaum merupakan salah satu rukun islam yang wajib di tunaikan oleh seorang muslim. Pada umumnya kita mengetahui bahwa setiap muslim diwajibkan untuk berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Selain puasa Ramadhan, ada juga puasa wajib dan sunnah yang bisa ditunaikan di luar bulan Ramadhan. Yuk simak penjelasannya dengan membaca artikel ini sampai akhir.

Sebelum kita mengupas mengenai puasa wajib dan sunnah di luar bulan Ramadhan, sebaiknya kita memahami ulang makna dari puasa itu sendiri. Puasa adalah menahan hawa nafsu dari terbitnya Matahari hingga tenggelam Matahari. Selama waktu itu, kita tidak dianjurkan untuk makan dan minum serta melakukan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa atau mengurangi pahala puasa.

Puasa Wajib dan Sunnah

Umat islam diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Tentunya momen tersebut menjadi momen yang sangat ditunggu sebab kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadhan sendiri yang sangat besar. Selain ibadah puasa pada bulan Ramadhan, ada juga ibadah puasa wajib dan sunnah yang bisa dilakukan oleh seorang muslim di luar bulan Ramadhan. Berikut adalah puasa wajib dan sunnah di luar bulan Ramadhan.

1. Puasa wajib di luar bulan Ramadhan

Puasa nazar

Puasa Nazar adalah puasa wajib yang disebabkan oleh janji atau nazar seorang muslim. Nazar sendiri secara bahasa berarti janji, sehingga puasa yang dinazarkan memiliki hukum wajib.

Puasa Denda atau Kifarat

Puasa denda  atau puasa kifarat adalah puasa yang dilakukan untuk menggantikan atau membayar dam (denda) atas pelanggaran hukum wajib. Contohnya tidak melakukan ibadah puasa wajib atau hal-hal lain yang menyebabkan seseorang diwajibkan membayar puasa kifarat.

2. Macam-macam Puasa Sunnah

Puasa sunnah adalah puasa yang dianjurkan bagi seorang muslim namun tidak wajib. Jika seseroang melakukannya, maka dia akan mendapatkan pahala dan tidak ada dosa jika orang tersebut tidak mengerjakannya.

Puasa Syawal

Puasa syawal adalah puasa sunnah yang dianjurkan pada bulan Syawal setelah bulan Ramadhan. Puasa syawal bisa dikerjakan mulai dari tanggal 2 Syawal hingga akhir bulan syawal oleh seorang muslim. Pada pelaksanaannya puasa syawal boleh dilakukan secara berurutan ataupun tidak yang terpenting dilaksanakan sebanyak enam hari di bulan syawal.

Selanjutnya, puasa syawal memiliki keutamaan yang sangat besar bagi seorang muslim, bagi siapa saja muslim yang berpuasa selama enam hari di bulan Syawal setelah bulan Ramadhan, maka baginya pahala puasa seperti halnya puasa selama satu tahun penuh.

Puasa Arafah

Bagi seorang muslim yang tidak sedang menjalankan ibadah haji ia dianjurkan untuk melaksankaan ibadah puasa Arafah. Puasa arafah adalah puasa sunnah di bulan Dzulhijjah yang dianjurkan kepada muslim yang tidak sedang berhaji. Selanjutnya, puasa arafah memiliki keistimewaan yang besar bagi yang menunaikannya yakni akan dihapuskan dosa-dosanya satu tahun lalu serta dosa-dosa satu tahun yang akan datang.

Puasa Wajib dan Sunnah
Salah satu nikmat orang yang berpuasa adalah nikmat berbuka puasa.

Puasa Tarwiyah

Puasa tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari tarwiyah yakni tanggal 8 Dzulhijjah. Istilah tarwiyah sendiri berasal dari kata tarawwa yang berarti membawa bekal air. Hal tersebut karena pada hari itu, para jamaah haji membawa banyak bekal air zam-zam untuk persiapan arafah dan menuju Mina.

Puasa Senin dan Kamis

Puasa sunnah senin dan kamis merupakan puasa sunnah yang paling populer. Puasa senin dan kamis berawal ketika Rasulullah menganjurkan kepada umatnya agar berpuasa di hari sendin dan kamis. Karena hari senin adalah hari kelahirannya beliau, dan juga sebagai hari pertama Al-Quran di turunkan.

Puasa Daud

Puasa daud adalah puasa sunnah yang tata cara pelaksanaannya dilakukan secara berselang-seling hari yakni satu hari puasa dan hari berikutnya tidak.Puasa ini bertujuan untuk meneladani Nabi Daud yang melakukan puasa ini, yakni satu hari puasa dan satu hari lagi tidak.

Rasulullah SAW bersabda : “Puasa yang paling utama adalah puasanya Nabi Daud AS, ia berpuasa sehari dan berbuka (tidak berpuasa) sehari,” (H.R. An-Nasa’i).

Baca Juga : Tips Mudah Khatamkan Al-Quran

Puasa ‘Asyura

Puasa asyura adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 10 Muharram. Dalam menjalankan ibadah puasa Asyura umat islam dianjurkan untuk berpuasa selama dua hari yakni 9 dan 10 Muharram ataupun 10 dan 11 Muharram untuk membedakan dengan puasa yang dilakukan oleh umat lain.

Puasa Ayyamul Bidh

Puasa ayyamul bidh adalah puasa sunnah yang dilaksanakan di pertengahan bulan yakni pada tanggal 13,14, dan 15 pada penanggalan hijriah kecuali pada hari Tasyrik yakni pada 13 Dzulhijjah.

Rasulullah SAW bersabda : “Sungguh, cukup bagimu berpuasa selama tiga hari dalam setiap bulan, sebab kamu akan menerima sepuluh kali lipat pada setiap kebaikan yang Kaulakukan. Karena itu, maka puasa ayyamul bidh sama dengan berpuasa setahun penuh,” (HR Bukhari-Muslim).

Leave a Reply