Jl. H. Naman no.60 - Pondok Kelapa - Jakarta Timur
021-86905367
yrlajt05@gmail.com

Sayidul Istighfar, Istighfar yang Paling Utama

Ramadhan Berbagi Inspirasi, Ilmu, serta syiar Islam dengan membahagiakan yatim dhuafa pada bulan berkah.

Sayidul Istighfar

Sayidul Istighfar – Istighfar adalah bacaan yang ditujukan untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Umat islam dianjurkan untuk sering mengucapkan bacaan ini sebagai pengakuan atas kelemahan yang dimilikinya sebagai manusia serta berharap agar segla dosanya diampuni oleh Allah SWT. Bacaan istighfar yang singkat adalah astaghfirullah. Tapi selain itu ada yang dinamakan sayidul istighfar.

Sayidul Istighfar

Sayidul Istighfar dalam islam memiliki kedudukan sebagai bacaan istighfar yang paling utama dibandingkan bacaan yang lainnya. Hal itu dikarenakan dalam bait-bait kalimat sayidul istighfar terdapat pengakuan atas nikmat, dosa dan status penciptaan seorang hamba. Berikut adalah bunyi bacaan sayidul istighfar.

Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

Artinya: “Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau,” (HR. Bukhari no. 6306).

Sayidul istighfar menjadi amalan yang sangat dianjurkan setiap hari pagi dan petang. Bagi siapa saja yang mampu mengamalkannya dengan istiqamah ia akan mendapatkan nilai khusus di sisi Allah dan Rasulnya.

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, dari Syaddad bin Aus Rasulullah SAW bersabda : “Siapa yang membaca sayidul istighfar di sore hari, lalu ia meninggal di malam itu, niscaya ia termasuk penghuni surga. Demikian juga berlaku bagi mereka yang membaca sayyidul istighfar di pagi hari, lalu wafat di hari itu juga, niscaya ia termasuk penghuni surga.”

Allah Akan Mengampuni Hamba-Nya yang Bertaubat

Menyambut Ramadhan

Sebanyak apapun dosa yang dilakukan oleh seorang hamba, ia akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT ketika ia bersungguh-sungguh melakukan taubat. Karenanya orang yang melakukan dosa hendaknya membca istighfar, memohon ampunan kepada Allah dan tidak mengulangi lagi perbuatan dosa yang pernah dilakukannya.

Membca istighfar dengan tujuan bertaubat diibaratkan seperti kita mencuci baju kotor atau manjdi ketika badan kita bau. Bisa dibayangkan betapa baunya jika baju kita tidak pernah dicuci atau kita tidak pernah mandi. Bisa juga dibayangkan betapa banyaknya dosa jika kita tidak rajin beristighfar.

Membaca istighfar memiliki makna bahwa seorang hamba telah mengakui segala kesalahan dan dosa-dosanya serta mengakui eksistensi kehambaannya di hadapan Allah SWT. Selain itu, seorang yang membaca istighfar juga pada hakikatnya sedang berusaha untuk terus menaati perintah Allah dan menjauhi segala larangannya.

Allah SWT memerintahkan kepada hamba-Nya untuk selalu memohon ampunan dan bertaubat pada-Nya. Allah berjanji akan mengampuni siapa saja orang yang yang beristighfar dan memohon ampunan dari-Nya.

“Dan sungguh, Aku Maha Pengampun bagi yang bertobat, beriman dan berbuat kebajikan, kemudian tetap dalam petunjuk.” (Thaha : 82)

Selanjutnya, Allah SWT mencintai orang-orang yang membaca istighfar dan memohon ampunan kepada-Nya. Hal itu dikarenakan dalam istighfar mengandung makna bahwa seorang hamba berusaha untuk membersihkan diri agar bisa dekat dengan Rabbnya. Allah SWT berfirman :

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS.al-Baqarah: 222).

Bulan Ramadhan adalah waktu dimana pintu-pintu taubat dibukakan oleh-Nya. Hal itu menjadi kesempatan bagi kita untuk meraih ampunan-Nya dengan cara memperbanyak istighfar dan bertaubat kepada-Nya.

Selain itu, Bulan Ramadhan juga menjadi momen bagi kita untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya dengan cara meningkatkan amal shaleh seperti dzikir, shalat sunnah, sedekah, tilawah dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Informasi lengkap, hubungi kami sekarang

Untuk Partisipasi Ramadhan Berbagi tahun ini .. silakan klik di bawah ini untuk memulai chat.

Customer Service

Desi Fatma

Online

Desi Fatma

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00