Jl. H. Naman no.60 - Pondok Kelapa - Jakarta Timur
021-86905367
yrlajt05@gmail.com

Tiga Makna Lailatul Qadar

Ramadhan Berbagi Inspirasi, Ilmu, serta syiar Islam dengan membahagiakan yatim dhuafa pada bulan berkah.

Hikmah Lailatul Qadar

Makna Lailatul Qadar – Pada sepuluh Malam terakhir di bulan Ramadhan terdapat satu malam yang sangat istimewa dan dirahasiakan. Malam itu ialah malam lailatul qadar. Malam lailatul qadr adalah malam yang dirahasiakan kehadirannya, akan tetapi para ulama menyebutkan bahwa malam lailatul qadar akan hadir pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.

Para ahli tafsir menyebutkan tiga makna dari lailatul qadr. Pertama, Qadr berarti penetapan dan pengaturan sehingga lailatul qadr dipahami sebagai malam penentapan Allah bagi perjalanan hidup manusia. Dalam QS. Ad-Dukhan ayat : 4 Allah SWT berfirman : “Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.”

Makna Lailatul Qadar
Malam lailatul qadar adalah malam yang istimewa

Sebagian ulama ada yang memahami bahwa penetapan yang dimaksud ialah penetapan dalam batas waktu setahun. Al-Qur’an yang turun pada malam lailatul qadar memiliki makna bahwa pada malam itu Allah mengatur dan menetapkan khittah dan strategi nabi Muhammad guna mengajak manusia kepada jalan yang benar.

Kedua, Qadr juga memiliki arti sempit. Hal tersebut dikarenakan pada malam ini banyak para malaikat yang turun ke bumi, seperti yang disebutkan dalam QS. Al-Qadr : 4 berikut. “Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.”

Kata Qadr yang memiliki makna sempit juga terdapat dalam QS. Ar-Ra’du : 26. “Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit).”

Ketiga, Kata Qadr memiliki arti mulia. makna kata tersebut ditemukan dalam QS Al-An’am ayat 91 yang berbicara tentang orang-orang musyrik. “Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya, di kala mereka berkata : ” Allah tidak menurunkan sesuatupun kepada manusia.” (QS. Al-An’am : 91)

Menghidupkan Malam Lailatul Qadr

Malam Lailatul Qadr adalah malam yang mulia, bagi siapa saja hamba yang mendirikan ibadah dan amal shaleh pada malam ini maka ia akan mendapatkan kebaikan seperti halnya beribadah selama seribu bulan.

Makna lailatul qadar
carilah lailatul qadar di sepuluh hari terakhir Ramadhan

Dalam menghidupkan malam lailatul qadr setidaknya ada beberapa amalan berikut ini yang bisa dikerjakan.

1. Memperbanyak ibadah

Bagaimana mungkin seorang muslim ia ingin mendapatkan pahala malam lailatul qadr sedangkan ia hanya berleha-leha pada malam harinya. Maka dari itu hal yang pertama harus dilakukan ialah dengan memperbanyak ibadah pada malam-malam di bulan Ramadhan khususnya pada sepuluh malam terakhir.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qodr dengan Iman dan Ihtisab (mengharapkan pahala), niscaya Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lampau” (HR Bukhori).

2. Memperbanyak dzikir dan do’a

Diantara cara yang paling mulia untuk mendapatkan kemuliaan malam lailatul qadr ialah dengan cara memperbanyak dzikir. Terlebih memang dzikir yang telah dianjurkan atau dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Seperti lafadz “Laa Ilaaha Illallah” yang disebutkan sebagai dzikir yang paling utama.

Selanjutnya berdo’a juga menjadi keharusan dan kebutuhan seorang hamba pada malam itu. Karena salah satu kemuliaan dari Ramadhan adalah bulan yang menjadi waktu dikabulkan dan diijabahkannya do’a-do’a.

Adapun pada sepuluh malam terakhir ini, Rasulullah mencontohkan do’a yang sering beliau baca dan beliau ajarkan kepada umatnya melalui istrinya Aisyah RA sebagai berikut.

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul-‘afwa fa’fu ‘anni

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau maha pemaaf, dan Engkau mencintai Maaf, maka maafkan aku” (HR Ahmad, Tirmidzi, Nasa’I, Ibnu Majah).

Baca Juga : Sempurnakan Ikhtiar Meraih Lailatul Qadr

3. Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an

Sepuluh malam terakhir menjadi momen bagi seorang muslim untuk mengkhatamkan tilawah Al-Qur’an. Adapun bagi siapa saja yang memperbanyak Al-Qur’an pada malam yang mulia ini, tidak diragukan lagi orang tersebut akan mendapat pahala yang besar.

Leave a Reply

Informasi lengkap, hubungi kami sekarang

Untuk Partisipasi Ramadhan Berbagi tahun ini .. silakan klik di bawah ini untuk memulai chat.

Customer Service

Desi Fatma

Online

Desi Fatma

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00